Bupati Yes Hadiri Wisuda Khotmil Qur’an Bil Ghoib Ponpes Tanfirul Ghoyyi, Tegaskan Dukungan Pendidikan Santri
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menghadiri Wisuda Khotmil Qur’an Bil Ghoib Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi, di Desa Groyok, Kabupaten Lamongan, Selasa (16/6). Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri melalui program Lamongan Nyantri, termasuk penyediaan beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an (hafiz dan hafidzah) 15 hingga 30 juz.
Pak Yes menjelaskan, sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan, Pemkab Lamongan memberikan kesempatan bagi para tahfiz Al-Qur’an untuk mendapatkan beasiswa. Para hafiz dan hafidzah yang telah menghafal 15 maupun 30 juz dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Lamongan.
“Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini. Kami juga akan memberikan rekomendasi dari Pemkab Lamongan untuk pondok pesantren, termasuk di Tanfirul Ghoyyi,” imbuhnya.
Pak Yes turut menekankan pentingnya pendidikan karakter dan penguatan ilmu keagamaan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki bekal ilmu agar mampu menyikapi berbagai informasi, termasuk maraknya berita bohong maupun ujaran kebencian.
Pak Yes berharap ilmu yang diperoleh para santri selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi dapat memberikan manfaat bagi para santri, orang tua, serta masyarakat luas. Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu sekaligus berkarakter.
Wisuda Khotmil Qur’an Bil Ghoib Ponpes Tanfirul Ghoyyi menjadi momentum apresiasi bagi para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi Qur’ani di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menghadiri Wisuda Khotmil Qur’an Bil Ghoib Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi, di Desa Groyok, Kabupaten Lamongan, Selasa (16/6). Dalam kesempatan tersebut, Pak Yes menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan santri melalui program Lamongan Nyantri, termasuk penyediaan beasiswa bagi para penghafal Al-Qur’an (hafiz dan hafidzah) 15 hingga 30 juz.
Pak Yes menjelaskan, sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan keagamaan, Pemkab Lamongan memberikan kesempatan bagi para tahfiz Al-Qur’an untuk mendapatkan beasiswa. Para hafiz dan hafidzah yang telah menghafal 15 maupun 30 juz dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Lamongan.
“Manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini. Kami juga akan memberikan rekomendasi dari Pemkab Lamongan untuk pondok pesantren, termasuk di Tanfirul Ghoyyi,” imbuhnya.
Pak Yes turut menekankan pentingnya pendidikan karakter dan penguatan ilmu keagamaan di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki bekal ilmu agar mampu menyikapi berbagai informasi, termasuk maraknya berita bohong maupun ujaran kebencian.
Pak Yes berharap ilmu yang diperoleh para santri selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Tanfirul Ghoyyi dapat memberikan manfaat bagi para santri, orang tua, serta masyarakat luas. Menurutnya, keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu sekaligus berkarakter.
Wisuda Khotmil Qur’an Bil Ghoib Ponpes Tanfirul Ghoyyi menjadi momentum apresiasi bagi para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak generasi Qur’ani di Kabupaten Lamongan.




