Wabup Dirham Tekankan Peran Orang Tua dan Growth Mindset untuk Mencetak Generasi Emas 2045
Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara menghadiri sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan silaturahmi bersama wali santri di Pondok Pesantren Darul Hikam Abdurrahman Wahid, Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun, Senin (27/7). Dalam kesempatan tersebut Mas Wabup menegaskan pentingnya kehadiran dan peran orang tua dalam setiap perkembangan anak, untuk mewujudkan generasi emas penerus bangsa menuju Indonesia emas 2045.
Melalui paparannya, Mas Wabup menyampaikan bahwa berdasarkan data Kemendukbangga/BKKBN, satu dari empat anak di Indonesia mengalami kondisi fatherless atau minim keterlibatan ayah dalam pengasuhan. Angka tersebut mencapai 26,3 persen di wilayah pedesaan, lebih tinggi dibandingkan wilayah perkotaan yang berada pada angka 25,4 persen.
Oleh karena itu, Mas Wabup mengajak para orang tua untuk memperkuat keterlibatan dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak. Menurutnya, kehadiran orang tua, khususnya ayah, tidak hanya penting dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga berperan besar dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kehidupan, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Wabup memberikan motivasi kepada para santri, beliau mengingatkan pentingnya membangun karakter yang kuat bagi generasi muda dalam menghadapi persaingan mendatang, hal tersebut bisa dilakukan melalui pola pikir yang terus bertumbuh (growth mindset). Beliau menilai keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kemauan untuk terus belajar, berani menghadapi tantangan, serta konsisten menjaga prinsip dalam kehidupan.
Selain itu, perkembangan teknologi juga harus disikapi secara bijak. Menurutnya, teknologi dapat menjadi sarana belajar, berdakwah, hingga mengembangkan usaha apabila dimanfaatkan dengan tepat. Sebaliknya, penyalahgunaan teknologi justru dapat membawa dampak negatif, seperti kecanduan gim, penyebaran hoaks, hingga kebiasaan menghabiskan waktu di media sosial tanpa manfaat.
https://www.instagram.com/p/DbUPEDqD0t_/?utm_source=ig_web_copy_link&stkn=MzRlODBiNWFlZA==



