Serahkan SK kepada 509 PNS, Pak Yes Tegaskan WFH Bukan Berarti ‘Long Weekend’
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, memberikan penegasan terkait produktivitas kerja ASN saat Apel Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) di halaman Kantor Pemda Lamongan, Kamis (2/4). Di hadapan 509 PNS yang baru saja dilantik, Pak Yes mewanti-wanti agar instansi yang memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) hari jum’at, tidak disalahartikan sebagai kesempatan untuk bersantai. Penegasan tersebut berkaitan dengan implementasi instruksi Mendagri melalui SE Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja ASN yang memberlakukan kebijakan WFH yang dijadwalkan setiap hari Jumat.
"Perlu saya tegaskan, jangan sampai WFH ini dianggap sebagai long weekend. Dalam kondisi apapun, baik bekerja dari kantor (WFO) maupun dari rumah, pelayanan publik harus tetap prima dan maksimal," tegas Pak Yes.
Menurut Pak Yes, kebijakan ini merupakan langkah strategis sebagai respons terhadap krisis energi global, bukan sekadar mengikuti tren. Misi utamanya adalah efisiensi energi tanpa mengurangi kualitas kinerja.
“Misi dari surat edaran ini adalah efisiensi di tengah krisis energi yang melanda banyak negara. Kita laksanakan ini untuk menghemat cadangan energi, namun semangat dan spirit kerja tidak boleh berkurang sedikit pun,” imbuhnya.
Pak Yes juga menginstruksikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera melakukan penyesuaian teknis dan mempersiapkan stafnya. Perhatian khusus diberikan kepada OPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat agar tetap memastikan kehadiran layanan yang cepat dan responsif meski kebijakan WFH diberlakukan.
Kepada 509 PNS yang baru saja dilantik, Pak Yes juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus berpesan mengenai integritas.
“Selamat telah resmi menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Jadikan momentum ini untuk bekerja lebih baik lagi, lebih disiplin, dan tentunya lebih berintegritas,” tuturnya.